Berita Utama

Riding Nusantara 2026: Jelajah Pantura Uji SPLU Cilegon-Bali

Avatar of Darwin
80
×

Riding Nusantara 2026: Jelajah Pantura Uji SPLU Cilegon-Bali

Sebarkan artikel ini
IMG 20260401 WA0100

Gerakan nasional bertajuk Riding Nusantara 2026 segera digelar untuk menguji kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di Indonesia secara nyata. Perjalanan ini merupakan misi pembuktian lapangan terhadap kesiapan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) di sepanjang jalur lintas pulau, mulai dari Cilegon hingga Singaraja, Bali.

Mengusung tema “Jelajah Pantura & Edukasi Mandiri”, perjalanan ini dijadwalkan menempuh rute panjang dengan skema pengujian yang ketat. Para peserta akan berhenti setiap rentang 50 kilometer di titik-titik SPLU milik PLN untuk melakukan pengecekan langsung terhadap keberadaan serta fungsi fasilitas pengisian daya tersebut.

Beberapa titik pemberhentian edukasi utama telah ditetapkan, mulai dari KM 50 di Serang hingga titik akhir di KM 950 Singaraja. Rute ini menyisir kota-kota strategis di jalur Pantura seperti Brebes (KM 100), Tegal (KM 150), Pekalongan (KM 400), Semarang (KM 550), hingga masuk ke wilayah Jawa Timur di Mojokerto, Madiun, dan Situbondo sebelum menyeberang ke Bali.

Di setiap pemberhentian, tim tidak hanya fokus pada pengujian teknis ketersediaan daya, tetapi juga memberikan edukasi bertajuk “Tips Keselamatan di Jalan Raya”. Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan percepatan program elektrifikasi nasional serta memastikan infrastruktur penunjang benar-benar siap mendukung mobilitas motor listrik jarak jauh.

Aksi ini juga akan disiarkan secara langsung melalui berbagai platform digital seperti Instagram, TikTok, YouTube, hingga Facebook lewat akun @RidingNusantara2026. Melalui siaran langsung di setiap lokasi, masyarakat luas dapat memantau kondisi riil fasilitas listrik di sepanjang jalur lintas provinsi tersebut secara transparan.

Riding Nusantara 2026 turut membuka ruang kolaborasi bagi berbagai elemen, mulai dari komunitas motor listrik, pegiat lingkungan, hingga kreator konten. Dukungan strategis dalam gerakan ini juga melibatkan sejumlah mitra besar seperti Astra Honda, Pertamina, Telkomsel, hingga dukungan kampanye dari Wonderful Indonesia.

Selain aspek audit infrastruktur, gerakan ini membawa misi besar untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kendaraan listrik nasional. Hasil dari perjalanan ini diharapkan menjadi data otentik lapangan yang dapat digunakan sebagai bahan evaluasi bersama bagi pihak penyedia layanan maupun pengguna.

Gerakan ini menjadi simbol bahwa transformasi energi di Indonesia merupakan kerja kolaboratif antara komunitas dan industri. Dengan pembuktian langsung sejauh 950 kilometer, Riding Nusantara 2026 ingin menunjukkan bahwa penggunaan motor listrik untuk perjalanan jarak jauh kini semakin memungkinkan dengan dukungan infrastruktur yang memadai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *