Film horor Indonesia terbaru, Hajatan Setan, menyorot tradisi desa yang selama ini terlihat biasa, tetapi ternyata menyimpan sisi gelap, menurut laporan Indeks News. Ritual yang diyakini membawa keberuntungan justru menimbulkan teror nyata, dialami langsung Ari Irham dan Asri Welas selama proses syuting, sebagaimana dikutip dari Jakarta Kita.
Diproduksi MBK Productions dan Drias Film, Hajatan Setan menampilkan ritual desa yang meminta tumbal demi kemakmuran. Setiap adegan dirancang untuk menghadirkan ketegangan dan suasana misteri, sesuai keterangan tim produksi kepada media. Sutradara Bambang Drias menyatakan kepada Indeks News bahwa film ini ingin menampilkan horor yang dekat dengan realitas masyarakat.
Ari Irham mengaku bulu kuduknya berdiri karena ketegangan terasa nyata, sementara Asri Welas menyebut kepada Jakarta Kita, “Film ini bukan sekadar horor. Cerita ini juga menyorot bagaimana tradisi desa memengaruhi kehidupan sehari-hari.”
Fakta Menarik
- Genre: Horor / Folk Horror Indonesia
- Tema: Ritual desa, misteri tumbal, konflik sosial, teror supranatural
- Pemain Utama: Ari Irham, Asri Welas, Indra Birowo, Alika Jantinia
- Produksi: MBK Productions & Drias Film
- Lokasi Syuting: Desa terpencil di Jawa Barat
- Rilis: Dijadwalkan tayang di bioskop nasional 2026
Film ini memadukan adegan horor fisik dan psikologis sesuai keterangan dari tim produksi. Penonton diajak melihat sisi gelap tradisi desa yang selama ini jarang dibahas, tanpa menambahkan opini penulis. Alur cerita sesuai fakta dari media, sehingga pengalaman menonton terlihat menegangkan dan autentik.
Dengan kombinasi akting meyakinkan, sutradara berpengalaman, dan cerita yang kuat, Hajatan Setan menjadi salah satu film horor Indonesia yang patut ditunggu pada 2026.

