Panggung Oscar 2026 dipastikan bakal terasa berbeda tahun ini. Dilansir dari BBC, film horor vampir besutan Ryan Coogler, Sinners, sukses mengguncang Hollywood dengan mencetak rekor fantastis: 16 nominasi dalam satu ajang Academy Awards.
Pencapaian ini menempatkan Sinners sebagai pesaing terberat bagi thriller politik One Battle After Another dalam perebutan gelar Film Terbaik (Best Picture) yang akan diumumkan pada Minggu malam waktu setempat.
Dominasi Genre Horor di Panggung Utama
Jarang terjadi film genre horor mendominasi kategori utama, namun Sinners berhasil membuktikan kualitasnya. Dikutip dari berbagai analisis pengamat film, meski One Battle After Another saat ini lebih difavoritkan, besarnya dukungan anggota Academy terhadap karya Coogler diprediksi bisa menciptakan kejutan besar (upset) di malam penganugerahan.
Selain film terbaik, persaingan panas juga terjadi di kursi sutradara. Paul Thomas Anderson (One Battle) dijagokan meraih piala pertamanya, namun Ryan Coogler mengintai di belakang dengan visi teknisnya yang memukau dalam Sinners.
Rivalitas Bintang dan Sentuhan K-Pop
Tak hanya soal film, kategori akting juga menjadi sorotan tajam. Dilansir dari data penghargaan awal musim, persaingan aktor utama tahun ini dinilai sangat terbuka:
- Aktor Terbaik: Persaingan sengit antara Michael B. Jordan (Sinners) dan Timothée Chalamet (Marty Supreme). Jordan saat ini memegang momentum kuat setelah mengamankan kemenangan di ajang Actor Awards.
- Aktris Terbaik: Bintang asal Irlandia, Jessie Buckley, disebut-sebut sebagai calon tunggal terkuat lewat performa apiknya dalam film Hamnet.
- Penampilan Spesial: Untuk pertama kalinya, panggung Oscar akan diramaikan oleh girlgroup K-Pop Huntr/x yang dijadwalkan membawakan lagu “Golden” dari film KPop Demon Hunters.
Siap-Siap Pindah ke YouTube
Bagi para penonton yang mulai meninggalkan televisi tradisional, pihak Academy memberikan bocoran mengenai masa depan siaran mereka. Dikutip dari laporan rencana strategis Academy, mulai tahun 2029 siaran langsung Oscar direncanakan bakal pindah sepenuhnya ke platform YouTube. Langkah ini diambil guna mengakomodasi audiens digital dan menghindari batasan durasi iklan TV konvensional.
Untuk tahun ini, para pecinta film di Indonesia tetap dapat memantau jalannya acara melalui berbagai platform streaming resmi pada Senin pagi waktu WIB.

