Daerah

Waspada Potensi Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang di Banten Sepekan ke Depan

0
Waspada Cuaca Ekstrem. BMKG Wilayah II mengimbau masyarakat Banten untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sangat lebat dan angin kencang yang diprediksi melanda sebagian besar wilayah Banten hingga 13 April mendatang. — Foto: Ilustrasi
Waspada Cuaca Ekstrem. BMKG Wilayah II mengimbau masyarakat Banten untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sangat lebat dan angin kencang yang diprediksi melanda sebagian besar wilayah Banten hingga 13 April mendatang. — Foto: Ilustrasi

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II mengeluarkan imbauan resmi bagi masyarakat di Provinsi Banten untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan curah hujan yang signifikan. Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Banten diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang sepanjang sepekan ke depan, terhitung mulai 08 hingga 13 April 2026.

Kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia sebelah barat daya Lampung, yang diperkuat oleh aktivitas gelombang ekuatorial serta indeks kelembapan udara yang cukup basah. Pada periode awal yakni 08 hingga 11 April, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat diprakirakan akan berfokus di wilayah Pandeglang dan Lebak. Sementara itu, wilayah lain seperti Serang, Kota Tangerang, hingga Tangerang Selatan juga masuk dalam zona waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat.

Memasuki fase berikutnya pada periode 12-13 April, potensi hujan sedang hingga lebat diprediksi masih akan bertahan di sebagian wilayah Pandeglang, Lebak, Serang bagian barat, serta wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya. Selain ancaman hujan, warga di wilayah selatan Pandeglang dan Lebak juga diingatkan untuk mewaspadai potensi angin kencang dengan kecepatan hingga 45 km/jam, khususnya pada rentang waktu 9 sampai 11 April. Fenomena ini turut berdampak pada peningkatan tinggi gelombang laut di Selat Sunda bagian barat dan perairan selatan Banten yang bisa mencapai 2,5 meter.

Menyikapi prakiraan cuaca selama sepekan tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Langkah antisipatif seperti membersihkan saluran air dan menghindari mobilitas ke daerah rawan banjir sangat disarankan guna menjaga keselamatan. Redaksi juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca resmi melalui kanal BMKG agar terhindar dari informasi yang tidak akurat.

Exit mobile version