Berita Utama

BCA Guyur Rp600 Miliar, Taksi Listrik Green SM Siap Kuasai Jalanan Indonesia

Avatar of Murdi Andaryono
39
×

BCA Guyur Rp600 Miliar, Taksi Listrik Green SM Siap Kuasai Jalanan Indonesia

Sebarkan artikel ini
Photo : Istimewa
Photo : Istimewa

Peta persaingan transportasi publik tanah air resmi memasuki babak baru. Green SM Indonesia dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengumumkan penandatanganan perjanjian pinjaman investasi senilai total Rp600 miliar dengan jangka waktu lima tahun. Langkah besar ini menandai terjalinnya kemitraan finansial jangka panjang yang strategis antara kedua belah pihak.

Perjanjian ini merupakan tahap lanjutan dari kolaborasi erat yang telah terjalin sejak peluncuran Green SM di Jakarta pada Desember 2024. Selain memperkuat struktur permodalan, kesepakatan ini mencerminkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan bisnis berkelanjutan dan tata kelola yang kuat di sektor mobilitas perkotaan Indonesia.

Fasilitas pinjaman investasi jumbo ini dialokasikan khusus untuk mendukung kesiapan operasional serta menjaga keberlanjutan layanan Green SM Indonesia. Dengan struktur pendanaan yang stabil, operator taksi listrik asal Vietnam ini dipastikan memiliki fondasi kuat untuk menjalankan strategi pertumbuhan perusahaan yang terukur di wilayah operasional saat ini, mencakup Jakarta, Makassar, Bekasi, Surabaya, hingga Bali.

SVP Corporate Banking BCA, Denny Haryanto, menyatakan bahwa kerja sama ini selaras dengan visi bank dalam mendukung bisnis masa depan. “Perjanjian ini mencerminkan pendekatan kami dalam mendukung bisnis yang memiliki visi jangka panjang. Transportasi berkelanjutan semakin penting bagi pembangunan perkotaan di Indonesia,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Managing Director Green SM Indonesia, Deny Tjia, menekankan bahwa dukungan ini adalah bentuk pengakuan terhadap model operasional perusahaan yang disiplin. “Fasilitas ini semakin memperkuat fondasi keuangan perusahaan untuk mendukung layanan yang stabil dan konsisten di berbagai kota tempat kami beroperasi,” tegasnya.

Melalui perjanjian ini, Green SM Indonesia dan BCA menegaskan kembali pandangan bersama bahwa transisi menuju mobilitas perkotaan berkelanjutan tidak hanya memerlukan teknologi kendaraan listrik, tetapi juga struktur pendanaan yang kuat, tata kelola yang bertanggung jawab, serta komitmen jangka panjang. Langkah nyata ini menjadi tonggak penting dalam mendukung transformasi transportasi di tengah lanskap mobilitas Indonesia yang terus berkembang secara dinamis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pham Thu Huong, pemimpin Green SM, dengan latar armada taksi listrik VinFast yang digunakan untuk layanan transportasi ramah lingkungan. Foto: Ilustrasi / Istimewa.
Berita Utama

Perusahaan taksi listrik Green SM dipimpin oleh Pham Thu Huong, pengusaha Vietnam yang dikenal sebagai “lady boss” dengan kekayaan sekitar Rp46 triliun. Di bawah kepemimpinannya, perusahaan yang menggunakan armada kendaraan listrik dari VinFast ini terus memperluas layanan transportasi ramah lingkungan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.