Pendidikan

PKSS Tangsel 2026–2030 Resmi Dilantik, Soroti Sinergi Pendidikan dan Penataan SPMB

Avatar photo
18
×

PKSS Tangsel 2026–2030 Resmi Dilantik, Soroti Sinergi Pendidikan dan Penataan SPMB

Sebarkan artikel ini
IMG 20260427 WA0175 scaled

Pengurus Perkumpulan Kepala Sekolah SMP Swasta (PKSS) Kota Tangerang Selatan masa bakti 2026–2030 resmi dilantik di AMTC Lubana Sengkol, Senin (27/4), dengan dihadiri lebih dari 140 kepala sekolah SMP swasta se-Tangsel.

Melansir keterangan acara, pelantikan dilakukan oleh Deden Deni selaku pembina yang mewakili Wali Kota Tangerang Selatan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan sekolah swasta dalam menghadapi dinamika pendidikan.

Deden Deni menyebut PKSS telah berperan sebagai wadah komunikasi sekaligus mitra dalam mendukung program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ia menilai kontribusi tersebut ikut mendorong capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tangerang Selatan yang mencapai 84,81, tertinggi di Provinsi Banten.

Ia juga menyoroti rata-rata lama sekolah yang telah mencapai 12,10 tahun sebagai indikator peningkatan kualitas pendidikan. Program beasiswa disebut menjadi salah satu strategi utama dalam memperluas akses pendidikan.

Namun, ia mengakui cakupan program masih perlu diperluas. Saat ini baru 92 sekolah yang tergabung sebagai sekolah pendamping penerima program. Ia berharap jumlah tersebut terus bertambah agar pemerataan akses pendidikan lebih optimal.

Ketua PKSS terpilih, Eko Pranoto, menegaskan organisasi akan tetap menjadi mitra strategis pemerintah sekaligus penyampai masukan konstruktif. Ia menilai perubahan regulasi pendidikan menuntut komunikasi terbuka dan kolaborasi berkelanjutan.

“PKSS akan selalu siap mendukung kebijakan pendidikan, namun juga menyampaikan kritik yang solutif. Pendidikan membutuhkan sinergi semua pihak,” kata Eko Pranoto.

Ia juga menyoroti pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), khususnya terkait batas maksimal 32 siswa per rombongan belajar. Menurutnya, aturan tersebut perlu dijalankan konsisten agar proses pembelajaran efektif dan distribusi siswa lebih seimbang antara sekolah negeri dan swasta.

Eko mengajak seluruh kepala sekolah swasta menjaga solidaritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan kekuatan PKSS terletak pada kebersamaan, bukan individu.

Pendiri PKSS, Suharwanto, menyampaikan organisasi sejak awal berdiri konsisten memperjuangkan kemajuan sekolah swasta. Ia menekankan pentingnya koordinasi serta keterbukaan terhadap kritik yang membangun.

Pelantikan ini turut dihadiri pengurus PGRI Kota Tangerang Selatan, perwakilan BMPS Provinsi Banten, serta Dewan Pendidikan. Momentum ini diharapkan memperkuat sinergi antara sekolah swasta dan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu serta akses pendidikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *