Video taksi listrik Green SM bernomor lambung CG 10371 yang tersangkut di pembatas jalan beton di kawasan ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat, viral di Instagram, Rabu (18/03).
Unggahan akun @warga.jakbar itu dengan cepat menyita perhatian warganet dan ramai dibagikan ulang di berbagai akun. Hingga Rabu (18/03) pagi, video tersebut telah ditonton lebih dari 123.000 kali. Unggahan itu juga mendapat 1.693 tanda suka, 187 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 892 kali.
Dalam video tersebut, terlihat bagian depan taksi mengalami kerusakan setelah tersangkut di pembatas jalan.
Keterangan dalam unggahan menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.27 WIB. Narasi yang beredar juga menduga pengemudi mengantuk saat berkendara.
“Ngntuk bet ni driver greensm,” tulis keterangan dalam video.
Dibantu Sejumlah Orang
Dalam rekaman yang sama, terlihat beberapa orang mengenakan seragam hijau membantu mendorong dan mengangkat bagian depan taksi agar bisa lepas dari pembatas beton.
Kejadian ini menjadi pengingat bagi pengemudi transportasi publik untuk menjaga kondisi fisik, terutama pada jam rawan pagi, demi keselamatan penumpang dan pengguna jalan lain.
Jadi Sorotan Publik
Opini warganet terhadap kejadian ini beragam, mulai dari kritik tajam hingga komentar jenaka:
Kritik terhadap Kualitas Driver
@odie.x.maddie: “Sayang banget kualitas mobil bagus tapi yang bawa kureng (kurang).”
@vie_suryana: “Entah kenapa taxi ini sering banget kecelakaan, mungkin screening supirnya harus diperketat.”
Dugaan Kelelahan dan Faktor Bulan Ramadan
@isaal.ahmad: “Pas banget berangkat kerja tadi pagi ini, ada ginian efek kenyang abis sahur.”
@bagassykess: “Utamakan kesehatan dan istirahat secukupnya, bukan dipaksa gas terus narik pak.”
Citra Brand yang Mulai Terganggu
@gun2h: “Brand image rusak, gara-gara sering kejadian yang enggak-enggak.”
@bursafurnitur: “Tadinya user Xpander yang ditakuti, sekarang jadi nomor 2. Posisi nomor 1 taksi SM.”
Komentar Jenaka dan Sarkas
@yosmarshal: “Nasib separator, gak bisa ikut lebaran.”
@aryadi_cun: “Eeeit ada aja mau lebaran gebrakannya, belum cair apa THR.”
Ragam komentar ini menampilkan sisi humanis dan humor warganet sekaligus menyoroti keselamatan dan kualitas layanan transportasi publik.




