Kehadiran VinFast di pasar otomotif Indonesia menunjukkan strategi yang sangat matang. Setelah sukses memperkenalkan kualitas armada listriknya melalui layanan taksi Green SM, kini raksasa otomotif asal Vietnam tersebut berhasil mengamankan kontrak masif untuk memasok 20.000 unit mobil listrik ke pasar rental nasional dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.
Green SM Sebagai Ujung Tombak Edukasi
Strategi VinFast dimulai dengan menjadikan Green SM sebagai “etalase berjalan”. Melalui layanan taksi listrik ini, masyarakat Indonesia diajak untuk langsung merasakan pengalaman berkendara, kenyamanan, serta ketangguhan unit VinFast dalam operasional harian yang berat. Keberhasilan Green SM dalam mengoperasikan armada bebas emisi ini menjadi bukti nyata bagi pelaku bisnis lainnya bahwa kendaraan VinFast sangat handal untuk penggunaan komersial skala besar.
Target Ekspansi 20.000 Unit
Kepercayaan pasar yang terbangun lewat operasional taksi Green SM kini membuahkan hasil signifikan. Menyadur pemberitahuan Investing.com, VinFast secara resmi telah menandatangani kesepakatan raksasa untuk pengadaan unit di pasar domestik.
Langkah masif ini mencakup komitmen pasokan hingga tahun 2028 mendatang. Melansir berita dari Konteks.co.id, puluhan ribu unit mobil listrik tersebut akan dialokasikan untuk memperkuat armada dua perusahaan rental lokal, yakni PT Sembilan Benua Abadi dan PT Satu Kosong Tujuh.
Dominasi Model VF 3 dan VF 5
Menilik data yang dirilis Just Auto, performa VinFast di tanah air terus meroket dengan catatan penjualan hampir 11.000 unit yang didominasi oleh model populer VF 3 dan VF 5. Kedua model ini dianggap sangat ideal untuk kebutuhan operasional rental maupun transportasi publik karena efisiensi baterainya yang mumpuni serta desainnya yang lincah untuk menembus kemacetan kota.
Komitmen Produksi Lokal di Subang
Mengutip ulasan OtoDriver, pesanan besar ini akan didukung penuh oleh rencana operasional pabrik perakitan lokal VinFast di Subang, Jawa Barat. Dengan kapasitas produksi mencapai 50.000 unit per tahun, VinFast berkomitmen menjadikan Indonesia sebagai hub utama kendaraan listrik di Asia Tenggara.

