Berita Utama

Komunitas Elektrik Rakyat Indonesia Uji Ketahanan Motor Listrik 1.200 Kilometer Tanpa BBM

Avatar of Bobby Umbara
0
×

Komunitas Elektrik Rakyat Indonesia Uji Ketahanan Motor Listrik 1.200 Kilometer Tanpa BBM

Sebarkan artikel ini
wp 17765970679332779283646108063450

Komunitas Elektrik Rakyat Indonesia (ERI) menjadwalkan ekspedisi Riding Nusantara 2026 mulai 14 Juni 2026 untuk menguji performa motor listrik melintasi jalur antarprovinsi sejauh 1.200 kilometer. Kegiatan ini bertujuan membuktikan ketahanan unit motor pabrikan maupun hasil konversi dalam menghadapi kondisi jalan riil di Indonesia serta mendukung target pemerintah mencapai 120 juta unit konversi motor listrik.

Perjalanan ini menerapkan sistem checkpoint setiap 50 hingga 100 kilometer untuk proses pengisian daya atau pergantian baterai guna memastikan efisiensi energi tetap terjaga selama lintasan jarak jauh. Langkah ini dipandang perlu karena masyarakat membutuhkan bukti nyata di lapangan dibandingkan sekadar narasi promosi atau seminar mengenai kendaraan listrik.

“Masyarakat membutuhkan bukti nyata di lapangan dibandingkan sekadar narasi promosi atau seminar mengenai kendaraan listrik. Jika kendaraan listrik memang siap menggantikan kendaraan konvensional, maka perjalanan lintas kota tanpa bensin harus menjadi pembuktian kualitas dan bukan hal yang dikhawatirkan.” Ungkap Inisiator Riding Nusantara 2026, Divo Gimbal, dalam rilis resminya.

Ekspedisi ini melibatkan puluhan peserta dengan spesifikasi kendaraan yang bervariasi dari berbagai daerah. Peserta yang terdaftar antara lain Divo dengan Piaggio X9, Johan menggunakan Alva N3, Danni Aditya Wedison asal Jakarta dengan Athena LFP, serta Lingga dari Cirebon yang membawa TVS iQube. Terdapat pula peserta dari luar Pulau Jawa seperti Dian dari Metro, Lampung, yang menggunakan Hinergi Vision 1 Pro.

Daftar peserta lainnya mencakup Arik dari Tulungagung dengan Charged Rimau S, Danang asal Kendal menggunakan Fox 500, hingga Teguh dari Bandung yang membawa Fox 350. Berbagai merek lain seperti Gesits, Volta, dan Tangkas juga ikut serta dalam rombongan untuk menunjukkan keragaman ekosistem kendaraan listrik yang saat ini berkembang di pasar domestik.

“Keberhasilan transisi energi sangat bergantung pada kepercayaan publik terhadap teknologi baterai dan kesiapan infrastruktur pendukung.” Pungkas Divo Gimbal menekankan pentingnya kolaborasi antara produsen, bengkel konversi, dan pemerintah.

Melalui aksi nyata ini, diharapkan muncul keyakinan alami dari masyarakat sehingga target pengurangan emisi karbon melalui penggunaan motor listrik dapat tercapai sesuai rencana strategis nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *