Seni Tari Bantu Siswi SDN Bintara 4 Bekasi Barat Bangun Kepercayaan Diri

Seni tari menjadi salah satu ruang bagi siswa SDN Bintara 4 Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat, untuk mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri. Pengalaman mengikuti perlombaan juga menjadi bagian dari proses belajar bagi Yossi Zafira Zada, siswi kelas 3 yang telah mengikuti lomba tari sejak taman kanak-kanak (TK).
Kegiatan seni memberi kesempatan kepada anak untuk mengembangkan kemampuan di luar pembelajaran akademik. Melalui latihan tari, siswa belajar menghafal gerakan, mengikuti irama, memperhatikan arahan pembimbing, dan menjaga kekompakan ketika tampil bersama kelompok.
Bagi Yossi, pengalaman mengikuti perlombaan menjadi salah satu bagian dari proses tersebut. Marisa, orang tua Yossi, mengatakan putrinya telah mengikuti sekitar enam perlombaan tari sejak TK hingga kelas 3 sekolah dasar (SD).
“Untuk membangun kepercayaan diri. Soalnya anakku dari TK sampai sekarang kelas 3 sudah lumayan sering ikut lomba, sudah sekitar 6 kali. Selain kepercayaan diri, kegiatan seni ini khususnya sangat melatih kefokusan dan disiplin anak,” ungkap Marisa.

Pengalaman Lomba Melatih Fokus dan Disiplin
Pengalaman tampil dalam perlombaan memberikan kesempatan bagi anak untuk mempraktikkan hasil latihan di hadapan orang lain. Proses persiapan juga menuntut konsistensi dalam menghafal gerakan, mengikuti arahan, dan mengatur fokus.
Marisa berharap anak-anak memiliki lebih banyak kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan mengembangkan minat mereka melalui kegiatan seni.
“Kami sebagai orang tua sangat berharap ada wadah panggung yang lebih besar lagi, seperti tingkat nasional atau internasional, agar kemampuan anak makin berkembang dan berkibar,” tambahnya.
Harapan tersebut menunjukkan pentingnya kesempatan tampil bagi anak yang menekuni kegiatan seni. Dukungan keluarga dan lingkungan sekolah dapat menjadi bagian dari upaya memberi ruang bagi siswa untuk berlatih dan mengeksplorasi minatnya.
Seni Tari sebagai Bagian dari Pendidikan Karakter
Pengembangan bakat melalui seni tari tidak harus berorientasi pada prestasi perlombaan. Proses latihan juga dapat menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar menghargai waktu, mengikuti aturan, bekerja sama, dan berani tampil di hadapan orang lain.
Pengalaman tersebut perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses belajar, bukan semata-mata ukuran keberhasilan anak. Setiap siswa memiliki minat dan perkembangan yang berbeda sehingga kesempatan untuk mencoba, berlatih, dan berekspresi juga penting diperhatikan.
Melalui kegiatan seni, siswa dapat mengeksplorasi kemampuan sekaligus mengenal berbagai bentuk ekspresi budaya. Dukungan yang berkelanjutan dari keluarga dan sekolah diharapkan dapat membantu anak mengembangkan minatnya sesuai dengan potensi masing-masing.


Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda