Sebuah percakapan yang baik tidak hanya membutuhkan orang yang pandai berbicara. Kemampuan mendengarkan, memahami arah pembicaraan, lalu menghubungkan satu gagasan dengan gagasan lainnya juga menjadi bagian penting.
Peran tersebut akan dibawa Tasya Yasin sebagai host dalam Coffee Talk – Future Ready.
Tasya bukan hanya hadir untuk membuka acara, memperkenalkan narasumber, atau memastikan setiap bagian berjalan sesuai susunan. Latar belakang pendidikan dan pengalamannya di dunia media membuat perannya berkaitan erat dengan bagaimana sebuah percakapan dibangun dan dijaga.
Tasya merupakan lulusan Sarjana Ilmu Komunikasi dari London School of Public Relations (LSPR) pada 2020. Perjalanannya di dunia media pernah membawanya menjadi reporter di NET TV. Ia kemudian melanjutkan pengalamannya sebagai News Anchor di MD TV serta menjalani peran sebagai Entertainment Host di media yang sama selama sekitar satu setengah tahun.

MENGAPA INI PENTING?
- Pendidikan: Sarjana Ilmu Komunikasi, LSPR
- Lulus: 2020
- Pengalaman media: Reporter NET TV, News Anchor MD TV, Entertainment Host
- Peran lain: MC, moderator, dan content creator
- Peran di Coffee Talk – Future Ready: Host
Lebih dari Sekadar Memegang Mikrofon
Berhadapan dengan kamera dan audiens tentu membutuhkan kemampuan berbicara. Namun, di balik itu terdapat proses memahami materi, membaca situasi, menyusun pertanyaan, mendengarkan jawaban, dan menangkap hal-hal penting dari sebuah percakapan.
Menjadi host dalam sebuah ruang percakapan memiliki tantangan tersendiri. Host perlu menjaga pembicaraan tetap mengalir tanpa mengambil seluruh perhatian. Ia harus tahu kapan saatnya bertanya, kapan perlu memperdalam jawaban, dan kapan memberi ruang kepada orang lain untuk berbicara.
Pengalaman sebagai reporter melatih Tasya untuk menggali informasi dan menemukan sisi penting dari sebuah cerita. Sebagai News Anchor, ia terbiasa memahami materi dan menyampaikannya secara jelas kepada audiens.
Sementara pengalaman sebagai Entertainment Host memperkaya kemampuannya dalam membangun suasana yang lebih ringan, dekat, dan tetap menarik untuk diikuti. Pengalaman sebagai moderator pun mempertemukannya dengan beragam topik, karakter, dan sudut pandang.
Sebagai content creator, Tasya juga berada di tengah perubahan cara masyarakat menerima informasi. Ia memahami bahwa pesan yang baik bukan hanya harus menarik perhatian, tetapi juga perlu disampaikan dengan cara yang dekat dan mudah dipahami.
Perpaduan pengalaman tersebut menjadi bagian dari perannya dalam menemani percakapan tentang dunia kerja, teknologi, AI, kreativitas, dan berbagai pertanyaan yang sedang dihadapi anak muda.
Mendengar Suara Anak Muda
Coffee Talk – Future Ready hadir sebagai ruang untuk bertemu dan berbicara secara langsung. Bukan untuk mengatakan jalan mana yang paling benar, melainkan untuk membuka lebih banyak kemungkinan dan perspektif.
Anak muda yang hadir mungkin membawa pertanyaan yang berbeda-beda. Ada yang sedang mencari pekerjaan, ingin mengembangkan kemampuan, memiliki banyak ide tetapi belum tahu cara memulainya, atau sekadar ingin mendengar pengalaman dari orang lain.
Tidak semua pertanyaan harus langsung mendapatkan jawaban. Terkadang, seseorang hanya membutuhkan ruang yang cukup nyaman untuk menyampaikan apa yang sedang dipikirkannya.
Tasya akan berada di tengah ruang tersebut. Ia menjadi penghubung antara pengalaman para Guides dan Guest Inspiration dengan pertanyaan serta cerita peserta.
Kehadirannya diharapkan dapat membuat percakapan tetap hangat dan dekat, tetapi tidak kehilangan arah maupun substansi.
Karena menjadi host bukan hanya tentang siapa yang memegang mikrofon. Menjadi host juga berarti memahami isi percakapan, menjaga kepercayaan, dan memastikan setiap suara mendapatkan ruang yang semestinya.
Bertumbuh Melalui Pertemuan
Di tengah banyaknya informasi dan percakapan yang berlangsung melalui layar, Coffee Talk – Future Ready memilih menghadirkan kembali pengalaman bertatap muka.
Dalam pertemuan langsung, seseorang bukan hanya mendengar kata-kata. Ia juga belajar membaca suasana, menghargai perbedaan, menyampaikan pemikiran, dan membangun hubungan dengan orang lain.
Kemampuan tersebut akan tetap dibutuhkan, bahkan ketika teknologi semakin berkembang.
Bersama Tasya Yasin sebagai host, Coffee Talk – Future Ready diharapkan menjadi percakapan yang tidak hanya hangat untuk diikuti, tetapi juga memiliki substansi yang dapat dibawa pulang oleh peserta.
Satu percakapan yang dijaga dengan baik dapat membuka keberanian untuk bertanya. Dari sebuah pertanyaan, mungkin akan muncul perspektif baru. Dan dari perspektif baru, seseorang bisa mulai melihat langkah yang ingin ditujunya.
Coffee Talk – Future Ready akan diselenggarakan pada Rabu, 30 September 2026, pukul 15.30–18.00 WIB, di Sunzet Nusantara Café & Dining, Leuwinanggung, Depok.
Kegiatan yang diprakarsai oleh PT BEEang Cipta Raya ini menjadi langkah awal dari Creative Series – Road to Indonesia Youth Creativaganza 2027.

BEE-der Berpikir…
“Kehadiran host dalam sebuah ruang percakapan bukan hanya soal menjaga acara tetap berjalan sesuai alur. Cara seorang host mendengar, bertanya, dan memberi ruang kepada peserta turut menentukan bagaimana sebuah pertemuan dapat menjadi pengalaman yang berarti.”











