Sebanyak 2.249 siswa SMP swasta di Kota Tangerang Selatan mengikuti Pra Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar Perkumpulan Kepala Sekolah Swasta (PKSS) SMP Kota Tangerang Selatan bersama Edu Tangsel CBT pada 27–28 Agustus 2026.
Kegiatan bertajuk “Menuju TKA yang Lebih Baik” tersebut digelar secara daring dan diikuti sekolah-sekolah swasta di Kota Tangerang Selatan. Pelaksanaan tes berlangsung dalam tiga sesi setiap harinya di masing-masing sekolah peserta.
Sebanyak 52 sekolah sebelumnya tercatat mendaftar. Namun, karena kendala dalam proses pendaftaran, hanya 40 sekolah yang dapat mengikuti pelaksanaan Pra TKA.
Dari peserta yang mengikuti tes, sebanyak 2.249 siswa mengerjakan mata pelajaran Bahasa Indonesia dan 2.089 siswa mengikuti tes Matematika.
Hasil pelaksanaan menunjukkan nilai rerata Bahasa Indonesia sebesar 67,17, sedangkan Matematika sebesar 49,63.

MENGAPA INI PENTING?
- 40 sekolah mengikuti Pra TKA.
- 2.249 siswa mengikuti tes Bahasa Indonesia.
- 2.089 siswa mengikuti tes Matematika.
- Rerata Bahasa Indonesia: 67,17.
- Rerata Matematika: 49,63.
- Pelaksanaan: 27–28 Agustus 2026.
- Rencana Try Out TKA: Desember 2026.
Sebagai pembanding, data hasil TKA Kota Tangerang Selatan tahun pelajaran 2025/2026 dengan jumlah peserta sebanyak 23.029 siswa mencatat rerata Bahasa Indonesia sebesar 69,54, sedangkan Matematika sebesar 45,51.
Pada Pra TKA 2026, rerata Bahasa Indonesia tercatat 67,17, sementara Matematika mencapai 49,63. Data tersebut memberikan gambaran awal mengenai capaian akademik peserta yang mengikuti Pra TKA dan dapat digunakan sekolah sebagai salah satu bahan evaluasi sebelum pelaksanaan TKA.
Ketua PKSS SMP Kota Tangerang Selatan, Eko Pranoto P., mengatakan Pra TKA digelar untuk mengukur kompetensi siswa sejak dini sekaligus membantu sekolah mempersiapkan peserta didik menghadapi TKA.
“Pra TKA ini dilaksanakan untuk menguji kompetensi siswa dalam rangka menghadapi TKA tahun depan. Hasil dari Pra TKA ini diharapkan dapat menjadi bahan bagi sekolah untuk melakukan persiapan yang lebih baik dalam membekali siswa menghadapi TKA,” ujar Eko.
Menurut Eko, hasil tersebut juga dapat digunakan sekolah untuk mengevaluasi kemampuan akademik siswa dan melihat kompetensi yang masih perlu diperkuat.
Apresiasi terhadap pelaksanaan Pra TKA disampaikan Kabid Dindikbud Kota Tangerang Selatan, Eka Andreas, saat menghadiri pertemuan penyerahan hasil Pra TKA di Sekolah Sophos Indonesia.
Eka menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara PKSS, Edu Tangsel CBT, dan sekolah-sekolah swasta di Kota Tangerang Selatan.
“Ini merupakan sebuah inisiatif yang baik dari PKSS dan Edu Tangsel. Tentunya kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi seluruh sekolah swasta yang ada di Tangerang Selatan,” ujar Eka.
Ia mengatakan hasil Pra TKA dapat menjadi bahan bagi sekolah untuk memotivasi siswa sekaligus meningkatkan kemampuan akademik sebelum pelaksanaan TKA.
Menurutnya, masih terdapat waktu bagi sekolah untuk melakukan penguatan pembelajaran berdasarkan hasil analisis soal dan pemetaan kemampuan siswa.
“Hasil Pra TKA ini bisa menjadi pemicu sekolah untuk memotivasi dan meningkatkan kemampuan akademik siswa-siswinya agar nilai yang diperoleh dapat lebih meningkat. Masih ada waktu untuk itu. Hasil analisis soal dan kemampuan anak saat ini masih bisa ditingkatkan lagi,” tambah Eka.
Siapkan Try Out TKA Desember 2026
PKSS SMP Kota Tangerang Selatan menyiapkan tindak lanjut dari pelaksanaan Pra TKA. Salah satu agenda yang direncanakan adalah Try Out TKA pada Desember 2026.
Eko mengatakan Try Out tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian persiapan siswa dan sekolah sebelum menghadapi TKA.
“Ke depan, tindak lanjut dari Pra TKA ini kita akan melaksanakan Try Out TKA pada Desember 2026. Semoga hasil TKA ke depan di Tangerang Selatan bisa meningkat. Tentunya ini membutuhkan kerja maksimal dari seluruh sekolah di Tangsel,” kata Eko.
Rangkaian Pra TKA dan rencana Try Out tersebut memberikan ruang bagi sekolah untuk menggunakan hasil pemetaan sebagai dasar evaluasi dan penguatan pembelajaran. Dengan demikian, persiapan siswa menuju TKA dapat dilakukan secara bertahap berdasarkan kemampuan yang teridentifikasi.
Bagi sekolah swasta di Tangerang Selatan, data dari lebih dari dua ribu peserta Pra TKA menjadi salah satu bahan untuk membaca kondisi akademik siswa secara lebih luas sekaligus menentukan bagian pembelajaran yang perlu diperkuat sebelum TKA.

BEE-der Berpikir…
“Bagi sekolah, Pra TKA tidak hanya menjadi simulasi menghadapi tes, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk membaca kemampuan siswa berdasarkan data sebelum menentukan penguatan pembelajaran. Dengan Try Out yang direncanakan pada Desember 2026, proses pemetaan tersebut masih dapat dilanjutkan menjadi evaluasi berkala menjelang pelaksanaan TKA.”













