Ekonomi & Bisnis

Fun Asia Expo 2026 Dorong Investasi dan Inovasi Industri Rekreasi Keluarga

13
×

Fun Asia Expo 2026 Dorong Investasi dan Inovasi Industri Rekreasi Keluarga

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa membuka Fun Asia Expo 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Pameran ini mempertemukan pelaku industri rekreasi, penyedia teknologi, dan investor untuk mendorong pengembangan sektor rekreasi keluarga di Indonesia. Foto: Kementerian Pariwisata RI.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa membuka Fun Asia Expo 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta. Pameran ini mempertemukan pelaku industri rekreasi, penyedia teknologi, dan investor untuk mendorong pengembangan sektor rekreasi keluarga di Indonesia. Foto: Kementerian Pariwisata RI.

Industri rekreasi keluarga di Indonesia dinilai memiliki prospek yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap destinasi wisata berbasis pengalaman. Potensi tersebut menjadi salah satu fokus dalam penyelenggaraan Fun Asia Expo 2026, ajang yang mempertemukan pelaku industri, penyedia teknologi, dan investor di sektor rekreasi.

Pameran yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada 5–6 Agustus 2026 itu diikuti lebih dari 150 peserta dari 12 negara. Berbagai perusahaan dan organisasi yang bergerak di bidang theme park, water park, wahana rekreasi, teknologi pendukung, hingga investasi memanfaatkan ajang tersebut untuk memperkenalkan inovasi sekaligus menjalin kerja sama bisnis.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengatakan penyelenggaraan Fun Asia Expo menunjukkan komitmen berbagai pihak dalam mendorong perkembangan industri rekreasi keluarga di Indonesia.

“Konsistensi penyelenggaraan pameran ini menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun industri rekreasi keluarga di Indonesia,” kata Ni Luh Puspa saat membuka Fun Asia Expo 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Rabu (5/8).

Menurutnya, wisata keluarga menjadi salah satu segmen yang terus menunjukkan pertumbuhan. Kehadiran taman rekreasi, theme park, maupun water park kini tidak hanya menjadi pelengkap sebuah destinasi, tetapi juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan wisatawan untuk berkunjung dan memperpanjang lama tinggal.

MENGAPA INI PENTING?

  • Fun Asia Expo 2026 berlangsung pada 5–6 Agustus 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.
  • Pameran diikuti lebih dari 150 peserta dari 12 negara.
  • Peserta berasal dari sektor theme park, water park, taman rekreasi, penyedia teknologi, dan investor.
  • Hingga Juni 2026, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,45 juta, sedangkan perjalanan wisatawan nusantara mencapai 630,41 juta.
  • Pemerintah mendorong investasi, inovasi, dan kolaborasi untuk memperkuat industri rekreasi keluarga di Indonesia.

Ni Luh menilai pengembangan atraksi wisata memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan sekaligus memperkuat daya saing destinasi.

“Kita tidak hanya membangun sebuah destinasi, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan yang mampu meningkatkan kualitas pengalaman berwisata,” ujarnya.

Selain mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, pengembangan industri rekreasi keluarga juga diharapkan memberikan dampak ekonomi melalui investasi, penciptaan lapangan kerja, dan tumbuhnya usaha pendukung di daerah.

Data Kementerian Pariwisata menunjukkan hingga Juni 2026 jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,45 juta atau tumbuh 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, perjalanan wisatawan nusantara tercatat mencapai 630,41 juta perjalanan, meningkat 2,71 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut menjadi sinyal bahwa kebutuhan terhadap atraksi wisata berbasis pengalaman terus meningkat. Kondisi ini membuka peluang bagi pengembangan destinasi rekreasi keluarga yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga mampu meningkatkan lama tinggal dan belanja wisata.

Pengembangan atraksi rekreasi keluarga juga dinilai memberi dampak ekonomi yang lebih luas. Kehadiran taman rekreasi, theme park, maupun water park berpotensi mendorong pertumbuhan sektor pendukung seperti perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro dan ekonomi kreatif di kawasan sekitar destinasi wisata.

Karena itu, pemerintah mendorong kolaborasi antara pelaku usaha, investor, akademisi, asosiasi, dan pemerintah daerah dalam mengembangkan atraksi wisata yang sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah.

Melalui Fun Asia Expo 2026, pelaku industri tidak hanya memperkenalkan teknologi dan inovasi terbaru, tetapi juga membangun kemitraan yang diharapkan mampu memperkuat daya saing industri rekreasi keluarga Indonesia di tingkat regional maupun global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *