Muhd Arnis Resmi Pimpin Ampek Angkek, Bupati Agam Tekankan Pelayanan Publik dan Kedekatan dengan Masyarakat

Muhd Arnis, S.IP., resmi menerima jabatan Camat Ampek Angkek dari Siwa Usman, S.Pd., dalam serah terima jabatan (Sertijab) di Aula Kantor Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Selasa (3/11/2026).
Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan Ketua TP-PKK Kecamatan Ampek Angkek dari Ny. Helga Siwa Usman kepada Ny. Nova M. Arnis.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Agam Ir. H. Benni Warlis, M.M., Dt. Tan Batuah, Ketua TP-PKK Agam Ny. Merry Benni Warlis, kepala OPD, unsur Forkopimca, para camat se-Kabupaten Agam, serta tokoh masyarakat.
Muhd Arnis Perkuat Silaturahmi dan Sinergi dengan Nagari
Mengawali kepemimpinannya, Muhd Arnis menyampaikan akan memperkuat silaturahmi dengan seluruh pemerintahan nagari di Kecamatan Ampek Angkek.
Langkah tersebut akan dilakukan melalui kunjungan ke seluruh nagari serta membangun koordinasi dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Ampek Angkek.
Terkait prioritas 100 hari pertama, Muhd Arnis mengaku tidak menetapkan target khusus. Namun, ia berkomitmen mendukung dan menyukseskan program unggulan Bupati Agam, baik di bidang pertanian melalui program Sawah Pokok Murah maupun program keagamaan sebagaimana disampaikan dalam pidato bupati.
Ia menegaskan, perubahan nyata yang ingin dihadirkan melalui kepemimpinannya adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Hal itu mencakup peningkatan pelayanan administrasi pemerintahan serta dukungan terhadap pelaksanaan pembangunan di wilayah Kecamatan Ampek Angkek.
Siwa Usman Kenang Kebersamaan dengan Masyarakat
Sementara itu, Siwa Usman mengungkapkan banyak kenangan berkesan selama kurang lebih satu tahun memimpin Kecamatan Ampek Angkek.
Menurutnya, dukungan, keramahan, kekompakan, dan kebersamaan masyarakat menjadi pengalaman berharga yang tidak akan dilupakan dan akan dibawanya ke tempat tugas yang baru.
Ia menyebut Ampek Angkek memiliki sejarah dan kenangan tersendiri yang akan selalu melekat dalam perjalanan pengabdiannya.
Selain kenangan tersebut, Siwa Usman juga mengungkapkan salah satu impian pembangunan yang belum sempat terealisasi selama menjabat, yakni penataan aliran Batang Katiak dari hulu hingga hilir.
Rencana tersebut mencakup pembangunan DAM di sisi kiri dan kanan sungai. Menurutnya, penataan itu diharapkan dapat mengurangi kekhawatiran masyarakat terhadap ancaman banjir sekaligus membuka peluang menjadikan kawasan Batang Katiak sebagai destinasi wisata baru di Kecamatan Ampek Angkek.
Ia mengibaratkan konsep penataan tersebut seperti Sungai Ciliwung yang membelah Kota Jakarta.




Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda